Travelling seru ke Hong Kong, Macau, dan Malaysia! (Part 2)

DC419294-B0A8-4AE1-BD08-FFFD16F52B7B

Hari-3: Lantau Island

Memasuki hari kedua kami di Hong Kong, petualangan kami lanjutkan untuk mengunjungi daerah wisata Ngong Ping 360. Ngong Ping yang terletak di area Pulau Lantau ini terkenal dengan wisata patung Buddha besar dan cable car-nya. Tak hanya itu, kuil 10.000 Buddha, Po Lin Monastery, dan Ngong Ping Village juga menjadi daya tarik lainnya. Sebenarnya ada satu wahana favorit lain yang terletak di Pulau Lantau yakni Disneyland. Namun karena keterbatasan waktu dan dana maka akan kami agendakan di lain kesempatan saja untuk mengunjungi Disneyland Hong Kong.

Untuk menuju ke Ngong Ping maka tujuan awal kita adalah menuju ke Tung Chung Station. Dari kawasan menginap kami di Tsim Sha Tsui, kami naik kereta jalur Tsuen Wan (merah) dan menuju statiun Lai King. Di Lai King Station lanjut pindah jalur kereta Tung Chung (kuning) dan turun di Tung Chung Station.

Setibanya di Tung Chung Station, ada dua moda transportasi pilihan untuk dapat menuju ke Ngong Ping. Keduanya adalah dengan menggunakan bus umum yang harganya lebih murah, atau dengan Ngong Ping Cable Car. Saya sendiri sangat menyarankan kepada Anda untuk naik kereta gantung saja, karena selain sebagai sarana transportasi, di atas nanti akan tersaji sebuah pemandangan luar biasa dari berbagai obyek di Pulau Lantau. Mulai dari The Big Buddha, Hong Kong International Airport, beberapa air terjun kecil, hamparan perbukitan, hingga proses pembangunan jembatan bawah air yang akan menghubungkan Hong Kong dengan Macau, yang jelas pemandangan yang disuguhkan amat sangat breath taking!

 photo 642FF00F-86F5-484E-BABE-5D91792923ED.jpg

Ada dua tipe kabin kereta gantung yang ditawarkan, pertama adalah Standard Cabin seharga HK$130/orang dewasa untuk sekali jalan, dan yang kedua adalah Crystal Cabin seharga HK$180/orang dewasa untuk sekali jalan. Crystal Cabin menawarkan pertunjukan yang lebih mencengangkan daripada kabin standard yakni lantai kabin yang terbuat dari kaca bening. Sehingga saat di atas, Anda seakan-akan melayang di atas hamparan bukit Lantau Island yang hijau.

 photo F16E6EF8-97C3-4ADB-B135-D113A3988080.jpg

Satu tips dari saya bagi Anda yang tertarik untuk menikmati Ngong Ping Cable Car, sebaiknya Anda membeli tiket kereta gantung secara online. Memang harga beli online dengan on the spot tidak ada perbedaan (kecuali jika Anda berhasil mencari tiket promo), akan tetapi jika Anda membeli via online, Anda tidak akan lagi mengantri di loket pembelian tiket kereta gantung. Anda tinggal menukarkan bukti pembelian tiket online dengan tiket asli di jalur khusus yang sudah disediakan, dan langsung ikut antrian masuk ke cable car. Namun demikian, antrian naik kereta gantung ini akan meningkat drastis di masa akhir pekan dan musim liburan. Saya sarankan kembali agar Anda sepagi mungkin untuk datang ke Tung Chung Cable Car, yang buka pukul 10.00 pagi di hari kerja dan 09.00 pagi waktu setempat di akhir pekan. Namun jika Anda ingin menikmati suasana sunset di Ngong Ping Village, ya sebaiknya siapkan bekal yang banyak saja! Hehehee…

Tiba di stasiun kereta gantung Ngong Ping, Anda tinggal menyusuri jalanan Ngong Ping untuk dapat mengunjungi semua obyek yang ada di sini. Jika kebingungan, ada brosur peta wilayah Ngong Ping yang dapat Anda ambil cuma-cuma. Di area Ngong Ping Village juga sudah tersedia cabang restoran bersertifikat halal Ebenezeers. Sekalipun harga makanan sedikit lebih mahal dibandingkan dengan yang ada di Ashley Road Tsim Sha Tsui, namun paling tidak, kita tidak perlu cemas akan ada tidaknya masakan halal di sini.

 photo D0A536DD-8F74-45E8-87BF-69F0EBC8E7BC.jpg

In my humble oppinion, sensasi menaiki Ngong Ping Cable Car menjadi pengalaman yang paling berkesan dibandingkan dengan obyek-obyek lain di kawasan Ngong Ping 360. Tian Tan Buddha, Po Lin Monastery, ataupun Ngong Ping Piazza tidak terlalu membuat saya terkesima. Tapi ini hanya menurut pendapat saya lho ya, dan sah-sah saja jika Anda memiliki pendapat lain.

 photo 12EC55C7-F0D7-4147-B37B-52055750F250.jpg

Oiya, satu hal lagi! Jika Anda berencana akan menikmati sensasi Ngong Ping Cable Car, perhatikan jadwal perawatan rutin wahana ini. Sebab wahana ini cukup sering melakukan maintenance rutin. Anda dapat membuka website resmi Ngong Ping Cable Car untuk mengetahui kapan jadwal perawatan rutin akan dilakukan. Maklum saja, kereta gantung dengan jalur sepanjang 5,7 km ini harus rutin dirawat agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Jangan sampai saat Anda sampai di stasiun Tung Chung, Anda mendapati cable car sedang dalam masa perawatan!

 photo 058C569D-7043-495E-BDF9-11A008CDA12A.jpg

Berburu Sneakers dan Oleh-oleh

Sepulang dari Ngong Ping 360, kami memiliki agenda untuk berburu oleh-oleh di sebuah kawasan terkenal bernama Ladies Market. Nama Ladies Market hanyalah sebuah sebutan saja, karena pasar malam ini sebenarnya berada di Tung Choi Street. Cukup mudah untuk menjangkaunya, dari stasiun kereta Tung Chung kami naik kereta jalur kuning dan turun di Lai King Station. Di stasiun ini kami berpindah kereta ke jalur Tsuen Wan (Merah) dan turun di Mongkok Station. Nah, turun di stasiun Mongkok kita tinggal mencari pintu keluar D1 atau D2, setelah itu kita tinggal jalan ke arah timur melewati satu blok bangunan, menyebrang ke selatan jalan, dan tadaaa! Sampailah kita di Ladies Market.

Ladies Market ini jika kita bandingkan dengan pasar di Indonesia sangat mirip dengan pasar senggol di malam hari. Berbagai macam barang khas untuk oleh-oleh dijual di sini. Dari gantungan kunci, T-Shirt bertemakan hong kong, mainan anak-anak, lukisan, tas, hingga pernak-pernik elektronik ada di sini. Satu hal yang harus Anda lakukan jika berminat untuk membeli barang di sini adalah menawar! Ya, para penjual di sini mematok harga yang agak tinggi memang, tapi jika Anda tega menawar, saya jamin Anda tidak akan kecewa dengan apa yang akan Anda dapatkan. Bayangkan saja, flashdisk 32Gb bertemakan karakter-karakter lucu yang awalnya dibandrol seharga HK$100 per 5 pcs-nya, dapat ditawar hingga hanya seharga HK$100 per 10 pcs-nya, setara dengan Rp 17.500,00 per piece! Kaos T-shirt bertemakan Hong Kong juga umumnya dibandrol dengan harga HK$100 untuk tiap 5 lembarnya, namun jika Anda beruntung mendapatkan penjual yang murah hati, plus Anda sedikit tega menawar, Anda bisa mendapatkan 9 lembar T-shirt hanya dengan harga HK$100 saja!

Puas berburu oleh-oleh, sekarang giliran memanjakan mata. Hehehee.. Selisih satu blok saja ke arah timur dari Ladies Market, adalah jalan Fa Yuen Street, yang amat sangat dikenal dengan nama Sneakers Street. Ya! Jalan Sneakers! Jika Anda penggemar sepatu sneakers, maka wajib hukumnya untuk menikmati pemandangan indah jalanan ini. Di kanan dan kiri jalan, sudut utara hingga selatan jalan, toko-toko sepatu dengan berbagai macam tipe seakan siap menyambut siapapun yang ingin memanjakan kakinya. Tak ketinggalan berbagai apparel kenamaan macam Nike, Adidas, Puma, New Balance, dan masih banyak lagi saling berlomba mempertontonkan desain-desain sepatu terbaru mereka. Banyak orang menyebutkan bahwa desain-desain terbaru dari berbagai merk sepatu kenamaan tersebut menyerang pasar Asia melalui pintu Hong Kong. Berbagai desain sepatu terbaru, sebelum masuk negara lain di Asia, disebut-sebut masuk ke Hong Kong terlebih dahulu. Dan tentu saja, Sneakers Street adalah gudangnya! Jadi, sisihkan sedikit uang saku Anda, dan manjakan kaki Anda!

 photo AB7BC25F-696D-4196-96BC-6F1662B11972.jpg

(To be Continue…)

Tinggalkan Jejak Anda di Sini